Sepuluh nasihat Ibnul Qayyim rahimahullah untuk menggapai kesabaran diri agar tidak terjerumus dalam perbuatan maksiat:
1. Hendaknya setiap hamba menyadari betapa buruk, hina dan rendah perbuatan maksiat. Dan hendaknya dia memahami bahwa Allah mengharamkan dan melarang perbuatan maksiat demi menjaga diri hamba dari terjerumus dalam perkara-perkara yang keji dan rendah. Sebagaimana halnya seorang ayah yang sangat sayang kepada anaknya benar-benar menjaga anaknya agar tidak terkena sesuatu yang membahayakannya.
2. Merasa malu kepada Allah… Karena sesungguhnya apabila seorang hamba menyadari pandangan Allah yang selalu mengawasi dirinya dan menyadari betapa tinggi kedudukan Allah di matanya, dan dia pun sadar bahwa perbuatannya dilihat dan didengar Allah maka tentu saja dia akan merasa malu melakukan hal-hal yang dapat membuat murka Rabbnya…. Dan rasa malu itu lah yang akan menyebabkan terbukanya mata hati sehingga membuat anda bisa melihat seolah-olah anda sedang berada di hadapan Allah…
.jpg)





Bismillahi walhamdulillah washalatu wasalamu ala rosulillah . Amma ba’du;
Mengayun sepeda di terik sinar matahari…
Kehormatan bagi para pemilik semangat tinggi. Mereka bagian suci dari manusia. Mereka mulia dan terhormat. Jiwa mereka begitu semangat dan ruh mereka terbang ke berbagai sudut-sudut yang tinggi. Setiap langkah-langkah kaki mereka berada pada kepastian untuk meraih keabadiaan. Barangsiapa yang ingin ketinggian, semua yang memberatkan akan menjadi ringan.
Wahai ukhti yang tidak berhijab syar’i ! lindungilah tubuhmu ibarat
Dari sekian miliar manusia di muka bumi hanya sebagian yang Islam, dari yang Islam hanya sebagian yang beriman, dari yang beriman hanya sebagian yang mempelajari Islam, dari sekian yang belajar Islam hanya sebagian yang mengamalkannya, dari yang mengamalkannya hanya sebagian yang mendakwahkannya, dari yang mendakwahkannya hanya sebagian yang memperjuangkannya dan dari yang memperjuangkannya hanya sedikit yang ikhlas.
Mengambil harta yang bukan haknya sudah merupakan perkara yang sering terjadi di negara ini. Mereka tak menghiraukan lagi bahwa syariat islam telah melarang perbuatan tercela ini. Tak heran jika negara ini termasuk negara yang tingkat korupsinya tinggi. Entah apa yang telah mengotori fikiran dan hati mereka, apa mungkin?, karena awamnya terhadap hukum perbuatan ini atau kah mereka hanya menuruti hawa nafsu. Yang jelas perbuatan ini dapat menyebabkan pelakunya diadzab di hari kiamat.
Menjadi aktivis dakwah kampus merupakan kebanggaan tersendiri bagi setiap mahasiswa. Betapa tidak, aktivis dakwah membawa suatu misi para Nabi (baca; dakwah) merupakan pekerjaan paling mulia sebagaimana yang telah dicontohkan oleh panutan kaum muslimin sepanjang masa, yang telah merubah wajah dunia dan meluruskan garis sejarah, Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasalam. Aktivitas dakwah hanya dapat dilakukan oleh orang-orang yang dipilih oleh Allah subhanahu wa ta’ala.